numa
Sport & E-Sport

Jhon Herdman dan Strategi Bertahan Timnas Indonesia Saat Hadapi Malaysia

Fania MeyandraFania MeyandraSider - 35 postingansekitar 10 jam yang laluDiperbarui sekitar 10 jam yang lalu

Timnas Indonesia bermain imbang 0-0 melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senin malam. Di balik skor tanpa gol tersebut, terdapat perubahan besar dalam strategi Indonesia setelah Thom Haye mendapat kartu merah pada menit ke-37.

Sebelum kehilangan Haye, Indonesia masih mampu memberikan tekanan dan menciptakan peluang. Namun, kartu merah mengubah jalannya pertandingan. John Herdman kemudian menggeser fokus dari permainan menyerang menjadi mempertahankan struktur pertahanan.

Data statistik menunjukkan dominasi Malaysia. FootyStats mencatat Malaysia menguasai 63 persen bola berbanding 37 persen milik Indonesia. Malaysia juga melepaskan 25 tembakan dengan delapan tepat sasaran, sedangkan Indonesia hanya menghasilkan tujuh tembakan dan satu tembakan tepat sasaran. Dari sisi expected goals (xG), Malaysia mencapai 2,58 sementara Indonesia 0,68.

Meski berada di bawah tekanan, struktur pertahanan Indonesia mampu bertahan hingga peluit akhir. Maarten Paes melakukan sejumlah penyelamatan penting, sementara Justin Hubner juga melakukan clearance di garis gawang. Herdman secara khusus memuji Hubner dan Dean James karena mampu meredam ancaman serangan dari sektor sayap Malaysia.

Namun, angka tersebut sekaligus menunjukkan kelemahan Indonesia. Setelah bermain dengan 10 pemain, Garuda kesulitan keluar dari tekanan dan hampir kehilangan ancaman dalam transisi menyerang. Herdman sendiri mengakui strategi menyerang ketika bermain dengan 10 pemain masih perlu diperbaiki. Hasil 0-0 akhirnya memperlihatkan dua wajah Indonesia, solid dalam bertahan, tetapi masih membutuhkan solusi untuk tetap berbahaya ketika kehilangan pemain.

#timnasindonesia #jhonherdman #fifa #fifaaseancup

#timnasindonesia#jhonherdman#fifa#fifaaseancup
05
Fania Meyandra

Balasan (0)

Topik Terkait