Nusantara Mahayatra
Sains & Tech

Gempa adalah cara bumi melepaskan energi

H i MH i MSider - 13 postingan7 hari yang laluDiperbarui 7 hari yang lalu
WhatsApp Image 2026-09-01 at 10.41.31.jpeg

Pada 15 Agustus 2026, Flores diguncang gempa berkekuatan M7,7. Guncangan ini bukan terjadi secara tiba-tiba tanpa sebab. Jauh di bawah permukaan bumi, ada proses geologi yang berlangsung terus-menerus dan tidak terlihat oleh manusia. Flores berada di kawasan yang sangat aktif secara tektonik. Di sebelah utaranya terdapat Flores Back-Arc Thrust, sebuah sistem sesar yang terus mengalami tekanan akibat pergerakan lempeng di kawasan Indonesia. Bayangkan dua bidang batuan yang saling menekan. Keduanya tidak selalu langsung bergeser karena adanya gesekan. Akibatnya, tekanan dapat tersimpan di dalam batuan seperti energi yang tertahan.

Selama bertahun-tahun, bahkan lebih lama, energi ini dapat terus terakumulasi. Sampai akhirnya, tekanan menjadi lebih besar daripada kemampuan batuan untuk menahannya dan dalam hitungan detik, energi yang tersimpan dilepaskan dalam bentuk gelombang seismik. Gelombang inilah yang kemudian merambat melalui bumi dan kita rasakan sebagai gempa.

Gempa Flores 15 Agustus memiliki mekanisme sesar naik (thrust fault) dan sumbernya berada pada kedalaman sekitar 15 kilometer. Karena sumber gempa berada di laut dan melibatkan pergerakan vertikal dasar laut, gempa ini juga berpotensi memicu tsunami.

Jadi, gempa bukanlah “bumi yang tiba-tiba marah”. Gempa adalah cara bumi melepaskan energi yang telah lama tersimpan.

#gempabumiflores #prayforflores #flores #pulihlebihkuat

#gempabumiflores#prayforflores#flores#pulihlebihkuat

Balasan (0)