numa
Myflipbookpro
Sains & Tech

Mobil Terbang Sudah Bukan Lagi Mimpi

Rio ChanRio ChanSider - 45 postingansekitar 2 jam yang laluDiperbarui sekitar 2 jam yang lalu

Mobil terbang selama ini menjadi gambaran masa depan dalam film fiksi ilmiah. Kendaraan yang mampu melewati kemacetan dengan melayang di udara seolah masih menjadi angan-angan. Namun, perkembangan teknologi mulai mengubah gagasan tersebut menjadi sesuatu yang semakin nyata. Tesla milik Elon Musk dan XPENG asal Tiongkok menjadi dua nama yang menunjukkan bagaimana konsep mobil terbang dapat dikembangkan melalui pendekatan berbeda.

Putar video YouTube




Pada 15 Oktober 2026, Tesla memperkenalkan Roadster generasi terbaru melalui demonstrasi yang memadukan teknologi otomotif dan kedirgantaraan. Mobil sport listrik ini menggunakan sistem pendorong udara bertekanan yang dikembangkan bersama SpaceX untuk melakukan lompatan singkat dan manuver di udara. Tesla juga mengklaim akselerasi dari 0 hingga sekitar 97 km/jam dapat dicapai dalam waktu kurang dari satu detik. Meski demikian, kemampuan tersebut masih perlu dibedakan dari kendaraan yang dapat terbang bebas untuk menempuh perjalanan jarak jauh. Produksi Roadster ditargetkan dimulai pada 2028.

0cqxp7rc_aavy5tckynzgls0qn2_tkmssaj8_seeo9syc8owk5chrv243qsaobkyvpaupzc_q4aabjjcb9-dnfnjmcauuyyfcdaha3zsimois1ipml9mt6jqyuowfeetbobmmnd8sfhix0.webp&w=1080&q=75" alt="F3leMD9ZbOlCXcbXah8Ta9l5VG_OXXCrs-DgwsmBK5-pwUhc0cQXP7rc_AaVY5TckYNZGlS0QN2_TKMSsAj8_SEeo9syC8OwK5cHrV243qsAObkyvpaUpzc_q4aABjJcB9-dnfnjmcAuuyyFCdAHa3ZsiMOIs1ipmL9Mt6JQYUOwFEEtboBMmnD8SFHix0.webp" loading="lazy" decoding="async">



Berbeda dengan Tesla yang menonjolkan kemampuan ekstrem sebuah mobil sport, XPENG melalui divisi mobil terbangnya yang kini bernama ARIDGE mengembangkan konsep yang lebih dekat dengan kendaraan udara praktis. Salah satu produknya, Land Aircraft Carrier, terdiri atas kendaraan listrik beroda enam yang membawa pesawat listrik dua penumpang. Modul pesawat tersebut dapat dipisahkan dari kendaraan darat untuk melakukan perjalanan udara, kemudian disimpan kembali pada kendaraan induknya.

Pendekatan ini menawarkan gambaran berbeda tentang mobilitas masa depan. Kendaraan darat dapat digunakan untuk mencapai lokasi tertentu, sementara modul pesawat menjadi alternatif ketika perjalanan melalui udara lebih sesuai. ARIDGE telah mengembangkan fasilitas produksi khusus dan menargetkan pengiriman kendaraan ini pada 2026, dengan produksi skala besar direncanakan pada 2027. Namun, realisasi jadwal tersebut tetap bergantung pada kesiapan produk dan persetujuan penerbangan yang diperlukan.

Kedua perusahaan memperlihatkan bahwa istilah mobil terbang ternyata mencakup pendekatan yang tidak sama. Tesla mengeksplorasi kemampuan mobil melakukan manuver udara menggunakan teknologi pendorong, sedangkan ARIDGE menggabungkan kendaraan darat dengan pesawat listrik yang dapat dilepas. Perbedaan ini penting karena kemampuan melompat atau terangkat sesaat tidak otomatis menjadikan mobil sebagai sarana transportasi udara yang dapat digunakan sehari-hari.

Meski begitu, tantangan terbesarnya bukan hanya menciptakan kendaraan yang mampu terbang. Keselamatan penumpang, pengaturan ruang udara, kebutuhan tempat lepas landas dan mendarat, biaya operasional, serta perizinan menjadi persoalan yang harus diselesaikan. Teknologi yang terlihat menjanjikan dalam demonstrasi belum tentu langsung cocok diterapkan di kota yang padat penduduk.

Di sisi lain, perkembangan tersebut membuka pertanyaan mengenai bagaimana masyarakat akan bepergian pada masa mendatang. Jika kendaraan udara personal benar-benar menjadi pilihan, apakah teknologi ini dapat membantu mengurangi waktu perjalanan, atau justru menjadi fasilitas eksklusif bagi mereka yang mampu membelinya?

Mobil terbang mungkin semakin dekat dengan kenyataan, tetapi masa depan transportasi tidak cukup dibangun melalui kecanggihan mesin dan kemampuan melawan gravitasi. Teknologi tersebut juga harus mampu menjawab kebutuhan manusia secara aman, efisien, dan berkelanjutan.

Sebab, menciptakan kendaraan yang bisa terbang adalah sebuah pencapaian. Membuatnya berguna bagi kehidupan sehari-hari adalah tantangan yang sesungguhnya.



#sainstech #sains-tech

#sainstech#sains-tech
01
Rio Chan

Balasan (0)

Topik Terkait