ARAM ISMAILSider - 3 postingansekitar 2 jam yang laluDiperbarui sekitar 1 jam yang lalu
Tidak banyak yang mengetahui Bahwa di kawasan Nusa Tengggara Timur, khususnya di kabupaten Ende terdapat aksara yang biasa digunakan oleh masyarakat yang disebut Aksara Lota Ende. Menurut S. Roos (1872) aksara lota merupakan turunan dari aksara Bugis yang bermigrasi ke Ende pada abad ke 15 saat pemerintahan Raja Gowa XIV I Mangngarangi Daeng Manrabia. Penelitian ini mrnjadi sumber rujukanpenting untuk mempelajari aksara lota Ende, karyanya kemudian dibukukan kembali oleh Van Suchtelen (1921) dalam Encyclopaedisch Bereau Endeh Flores. Lota berasal dari kata lontar. Pada mulanya aksara Ende ditulis pada daun lontar menggunakan ujung pisau, kemudian dalam perkembangannya ditulis di kertas. Bahasa Ende adalah bahasa bersuku kata terbuka. Kata lontar berubah menjadi lota. Bunyi konsonan n pada lon, dan r pada tar hilang.
Dalam hal mengenalkan kembali Aksara Lota Ende, beberapa generasi muda ende sudah melakukan riset dan telah berhasil mengikuti Festival Film dokumenter berjudul PENUTUR TERAKHIR dan telah diakui menjadi pemenang dari kategori dokumenter umum pada Festival Film Kawal Harta Negara 2017.
Aksara Lota Ende dalam penulisannya menggunakan bahasa masyarakat Kab. Ende, sebagai contohnya bisa diperhatikan pada undangan pernikahan saya, saya berharap kedepannya penggunaan tulisan aksara lota bukan hanya dilakukan oleh segelintir orang saja tetapi sebagian besar masyarakat Kabupaten Ende khususnya.
Saya bersama teman-teman Komunitas Kota Jogo juga sudah menuliskan aksara lota di logo komunitas dan menuliskannya pada papan informasi lokasi wisata religi Amburambotu Pulau Ende
Sebagai penutup tulisan saya akan juga melampirkan 25 Karakter Aksara Lota yang telah disepakati berdasarkan kosakata tutur lisan masayarakat Kabupaten Ende.
@H i M iya.. arsip tersebut berdasarkan tulisan yg ada di buku S. Roos dan Van Suchtelen.. untuk sekarang karakter yang disepakati untuk digunakan oleh masyarakat Kabupaten Ende berdasarkan tutur lisan sudah disepakati saat Pelatihan penulisan Aksara Lota yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah Kabupaten Ende.