numa
Seni & Kreatif

Mengapa Konser The Weeknd Terasa Seperti Sebuah Film?

PPeter ParkerSider - 24 postingansekitar 11 jam yang laluDiperbarui sekitar 11 jam yang lalu

Konser biasanya sederhana: musisi naik panggung, memainkan lagu, lalu penonton ikut bernyanyi. Namun ketika The Weeknd tampil, musik terasa seperti hanya satu bagian dari pengalaman yang lebih besar.

Lewat After Hours Til Dawn Tour, The Weeknd tidak sekadar membawa lagu-lagunya ke atas panggung. Musik, cahaya, layar, tata panggung, gerakan, dan atmosfer dirancang untuk membentuk sebuah dunia visual.

Hal itu terlihat jelas ketika konsernya hadir di Jakarta International Stadium pada 26 dan 27 September 2026. Setlist-nya membawa penonton melewati berbagai fase karier The Weeknd, dari Kiss Land, Beauty Behind the Madness, Starboy, After Hours, Dawn FM, hingga Hurry Up Tomorrow.

51d070565375d0251b8566300721b2e5.webp


Perpindahan dari satu lagu ke lagu lainnya pun bukan sekadar pergantian musik. Visual dan pencahayaan ikut mengubah suasana. Ada bagian yang terasa megah, kemudian berubah menjadi lebih gelap, dingin, cepat, bahkan terasa seperti dunia yang sedang runtuh. Konsep visual turnya memang dirancang sebagai sebuah perjalanan dengan beberapa “babak”.

Di sinilah konser The Weeknd terasa seperti film.

Film memiliki cerita, suasana, karakter, visual, dan perubahan emosi. Konser ini mencoba melakukan hal serupa, hanya saja ceritanya tidak selalu disampaikan melalui dialog. Penonton memahaminya melalui musik, cahaya, gambar, dan atmosfer.

Bahkan batas antara panggung nyata dan dunia digital sengaja dibuat tidak terlalu jelas. Layar bukan hanya menjadi latar belakang, tetapi bagian dari dunia yang sedang dibangun di atas panggung.

Pendekatan seperti ini menunjukkan bagaimana konser musik telah berkembang. Penonton sekarang tidak hanya datang untuk mendengar lagu yang mereka sukai, tetapi juga untuk mengalami sebuah karya secara langsung.

The Weeknd memahami bahwa lagu yang didengarkan melalui headphone bisa terasa sangat berbeda ketika ditempatkan dalam sebuah dunia visual yang besar.

Mungkin itu alasan mengapa konsernya terasa seperti sebuah film.

Bukan karena The Weeknd sedang membuat film di atas panggung, tetapi karena ia membuat penonton merasa sedang masuk ke dalam sebuah cerita.


#senikreatif #seni-kreatif

#senikreatif#seni-kreatif
03
P

Balasan (0)

Topik Terkait