Nusantara Mahayatra
Seni & Kreatif

Nonton Film Tak Harus Mahal, Tak Harus ke Mal

MMentari SenjaSider - 10 postingansekitar 2 jam yang laluDiperbarui sekitar 2 jam yang lalu

Selama ini, menonton film sering kali identik dengan pergi ke pusat perbelanjaan. Bioskop berada di dalam mal, sementara harga tiket, transportasi, parkir, hingga makan membuat pengalaman sederhana untuk menikmati sebuah film bisa terasa cukup mahal.

Jaksinema mencoba menawarkan pengalaman yang berbeda.

Bioskop mini yang berada di Rusun Pasar Rumput, Jakarta Selatan, ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun ekosistem Jakarta Kota Sinema. Bukan dengan menghadirkan bioskop hanya di pusat perbelanjaan, tetapi dengan membawa ruang pemutaran film lebih dekat ke lingkungan tempat masyarakat tinggal.

Jaksinema Pasar Rumput memiliki satu studio dengan kapasitas 43 kursi dan secara khusus menayangkan film-film Indonesia. Harga tiketnya pun jauh lebih terjangkau, yakni Rp15.000 pada hari biasa dan Rp20.000 pada akhir pekan.

Film yang hadir di sini juga bukan semata-mata rilisan baru yang sedang memenuhi layar bioskop besar. Jaksinema turut memberikan ruang bagi film Indonesia yang sudah melewati masa tayangnya di jaringan bioskop utama untuk kembali dinikmati masyarakat.

Di sinilah gagasannya menjadi menarik.

Turun layar bukan berarti sebuah film harus berhenti ditonton.

Dengan menghadirkan ruang pemutaran di kawasan pasar dan rumah susun, Jaksinema mencoba membuka akses yang lebih dekat dan terjangkau. Masyarakat tidak harus pergi ke mal hanya untuk menikmati film di layar lebar.

Bagi Pemprov DKI, langkah ini juga menjadi bagian dari pembangunan ekosistem perfilman yang lebih luas mulai dari kebijakan, produksi, pengembangan talenta, hingga ruang pemutaran film. Ke depan, konsep serupa didorong untuk dikembangkan di rumah susun dan pasar lainnya di Jakarta.

Pada akhirnya, mungkin kita memang perlu mengubah cara pandang tentang bioskop.

Bioskop tidak harus berada di dalam mal. Menonton film juga tidak harus mahal.

Karena yang seharusnya membuat kita datang ke bioskop adalah film dan ceritanya, bukan seberapa mewah tempat bioskop itu berada.


#senikreatif

#senikreatif

Balasan (0)