Parfum Lokal Makin Dilirik, Wangi Indonesia Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata
Dulu, parfum dengan merek luar negeri kerap dianggap lebih bergengsi. Nama besar dan kesan mewah seolah menjadi jaminan bahwa sebuah wewangian layak dipilih. Namun, kini parfum lokal mulai mendapat tempat tersendiri di tengah konsumen Indonesia.
Perubahan ini terlihat dari data penjualan di marketplace. Menurut laporan perusahaan riset pasar Compas yang diberitakan Katadata, 8 dari 10 merek parfum dan produk wewangian terlaris di Shopee Indonesia pada kuartal I 2026 merupakan merek lokal. MyKonos, Octarine, Scarlett, HMNS, dan Saff & Co. termasuk merek lokal yang masuk dalam daftar tersebut. Meski hanya menggambarkan penjualan di Shopee, data ini menunjukkan bahwa produk lokal mampu bersaing dan menarik perhatian konsumen di pasar digital.
Kehadiran berbagai merek parfum lokal menawarkan pilihan aroma yang semakin beragam, harga yang bervariasi, serta karakter produk yang berusaha dekat dengan selera pasar. Media sosial turut membantu merek-merek ini menjangkau konsumen yang lebih luas, dari rekomendasi kreator konten hingga ulasan pengguna.
Fenomena ini menunjukkan bahwa parfum bukan lagi sekadar pelengkap penampilan. Aroma juga menjadi bagian dari identitas diri, cara seseorang mengekspresikan karakter, bahkan membangun kesan di hadapan orang lain.
Di sisi lain, meningkatnya popularitas parfum lokal bukan berarti persaingan menjadi lebih mudah. Tren dapat membuat sebuah merek cepat dikenal, tetapi mempertahankan kepercayaan konsumen membutuhkan lebih dari sekadar kemasan menarik dan promosi yang ramai. Konsistensi kualitas, keunikan aroma, dan pengalaman pengguna tetap menjadi faktor penting.
Pada akhirnya, parfum lokal tak harus terus-menerus dibandingkan dengan produk luar untuk membuktikan nilainya. Tantangannya adalah membangun karakter dan kualitas yang membuat konsumen memilihnya bukan hanya karena harganya, melainkan karena memang menyukai produknya.
Sebab, yang membuat sebuah parfum berkesan bukanlah dari mana mereknya berasal, melainkan bagaimana aroma itu melekat pada penggunanya.
#senikreatif #seni-kreatif






