Nusantara Mahayatra
Sosial & Politik

Berapa Harga Desain Motion Graphic detik ????

WiyanWiyanAdmin - 41 postingansekitar 3 jam yang laluDiperbarui sekitar 3 jam yang lalu
Dulu, bikin opening bumper 30 detik itu pekerjaan yang nilainya tinggi banget.
Sekarang, visual dengan kualitas mirip bisa dibuat jauh lebih cepat, bahkan dalam hitungan menit.
Waktu gue masih jadi section head graphic di NET TV, motion graphic bukan sekadar hiasan visual. Itu skill langka. Kalau kerjaannya dilempar ke vendor luar, nilainya lumayan tinggi. Opening bumper 25–30 detik biasanya di-rate 9–15 juta. Kalau kompleks dan cinematic, bisa tembus 20–25 juta. Bukan karena perusahaan tv besar yang royal, tapi karena proses pembuatannya berat: tim spesialis, hardware mahal, workflow panjang, dan skill yang nggak semua orang punya.
Pernah juga, saat tim gue lagi overload, untuk meng-handle satu project opening program Primetime (TONIGHT SHOW) , saya terpaksa harus menawarkan kepada freelancer outsourcing dan tawaran untuk ngerjain opening bumper program Tonight Show durasi 30 detik dengan nilai sekitar 45 juta. Itu menunjukkan betapa tingginya value produksi visual pada masa itu karena kompleksitas dan keterbatasan resource.
1771752535724.webp


Setelah keluar dari NET TV, gue bangun studio sendiri, sarvamaya.id
.
Di awal, gue masih pegang logika lama. Kualitas visual tinggi adalah nilai utama.
Tapi beberapa tahun terakhir, lanskap industri berubah cepat banget.
AI sekarang bisa generate visual dalam menit. Template dari Envato, Freepik, atau Figma tinggal pakai. Auto animation tools dan AI video generator mempercepat produksi drastis. Hasil visual yang bagus bukan lagi keunggulan; itu sudah jadi standar minimum.

Masuk ke Fiverr atau Upwork, realitanya makin jelas. Freelancer dari berbagai negara menawarkan motion graphic dengan harga jauh lebih rendah, sering berbasis template yang dioptimalkan untuk produksi cepat. Banyak klien global merasa hasil “good enough” sudah cukup karena mereka mengejar speed, volume, dan efisiensi biaya.

Ini bukan soal kualitas turun.
Ini soal pasar yang berubah.

Balasan (0)