Keadilan Sekarang Butuh Views
Pernah lihat seseorang mengeluh soal pelayanan, ketidakadilan, masalah kerja, atau perlakuan yang nggak beres?. Awalnya cuma satu orang yang ngomong, sepi, lalu masuk TikTok, naik ke X, masuk Instagram, views ratusan ribu dan, tiba-tiba muncul: “Pihak terkait akan segera melakukan tindak lanjut.” Wait. Jadi harus viral dulu?
Kita hidup di zaman ketika algoritma kadang terasa lebih responsif daripada jalur pengaduan. Bukan berarti semua masalah harus dibawa ke media sosial. Tapi polanya sulit diabaikan. Ada masalah yang sudah disampaikan lewat jalur resmi, sudah menunggu, bahkan sudah follow-up namun baru mendapat perhatian besar setelah menjadi konsumsi publik. Dari sinilah muncul kalimat: “No viral, no justice.”
Ironisnya, nggak semua orang punya followers. Nggak semua orang bisa bikin konten yang masuk FYP. Dan nggak semua masalah cukup menarik untuk menjadi viral. Artinya, apakah orang yang punya akses ke internet dan kemampuan membangun atensi punya peluang lebih besar untuk didengar?
“Kenapa suara orang biasa kadang terasa tidak cukup?”
#keadilan #noviralnojustice
