numa
Sosial & Politik

Harus Viral Dulu Baru Ditangani?

MMentari SenjaSider - 19 postingan11 hari yang laluDiperbarui 11 hari yang lalu

Sebuah antrean. Sebuah tindakan kekerasan. Sebuah kamera yang merekam. Lalu video tersebut menyebar.

Dalam waktu singkat, sesuatu yang awalnya terjadi di sebuah ruang publik berubah menjadi perhatian ribuan orang. Masyarakat bertanya, mengecam, dan meminta agar persoalan tersebut ditangani. Polisi kemudian melakukan pengecekan lokasi, memeriksa CCTV, menghubungi korban, hingga akhirnya mengamankan pria yang diduga terlibat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pertanyaannya bukan apakah kasus tersebut akhirnya ditangani.

Mengapa perhatian publik sering terasa menjadi pemicu agar sebuah masalah bergerak?

Media sosial memang memiliki kekuatan luar biasa. Sebuah rekaman dapat membuat persoalan yang sebelumnya hanya diketahui beberapa orang menjadi perhatian masyarakat luas. Tekanan publik juga dapat mendorong institusi untuk memberikan respons lebih cepat.

Namun, ada sisi lain yang patut direnungkan.

Bagaimana dengan kejadian yang tidak memiliki kamera?

Bagaimana dengan korban yang tidak berani berbicara?

Bagaimana dengan persoalan yang dialami orang biasa, tetapi tidak cukup menarik perhatian untuk menjadi viral?

Jangan sampai kecepatan sebuah masalah mendapatkan perhatian ditentukan oleh seberapa banyak orang yang melihatnya di media sosial.

Sebab tugas institusi bukan hanya merespons sesuatu ketika masyarakat sudah ramai bertanya. Idealnya, sistem memang sudah memiliki mekanisme untuk menerima laporan, menemukan persoalan, dan memberikan perlindungan sebelum sebuah kasus menjadi tontonan publik.

Viral seharusnya menjadi jalan tambahan untuk mempercepat perhatian, bukan menjadi syarat agar perhatian diberikan. Masyarakat tentu memiliki hak untuk mengkritik dan mengawasi. Tetapi jika setiap persoalan baru bergerak setelah mendapat tekanan dari ribuan komentar, kita perlu bertanya:

Apakah sistem kita sudah cukup peka mendengar, atau kita memang harus berteriak terlebih dahulu agar didengar?

Karena pada akhirnya, keadilan tidak seharusnya ditentukan oleh algoritma. Yang tidak viral tetap memiliki hak untuk didengar.

#sosialpolitik #sosial-politik

#sosialpolitik#sosial-politik
01
M

Balasan (0)

Topik Terkait