numa
Myflipbookpro
Seni & Kreatif

Jakarta Makin Ramai Konser Musisi Dunia, Apa Dampaknya bagi Industri Kreatif?

PPeter ParkerSider - 30 postingansekitar 4 jam yang laluDiperbarui sekitar 4 jam yang lalu

Oktober hingga November 2026 menjadi periode yang menarik bagi penikmat musik di Jakarta. Sejumlah musisi internasional dijadwalkan tampil di ibu kota, mulai dari YE, Avenged Sevenfold, BABYMONSTER, LANY, 5 Seconds of Summer, hingga Guns N’ Roses dan My Chemical Romance.

Nama-nama tersebut datang dari genre dan generasi yang berbeda. Dari hip-hop, K-pop, pop alternatif, hingga rock, deretan konser ini memperlihatkan beragamnya selera musik sekaligus daya tarik Jakarta sebagai tujuan pertunjukan internasional.

Namun, konser berskala besar bukan hanya tentang musisi yang tampil dan ribuan penggemar yang memenuhi arena. Ada ekosistem yang bekerja di baliknya: promotor, pekerja produksi, desainer visual, penata cahaya, kru panggung, hingga sektor transportasi, kuliner, dan perhotelan.

Lebih dari Sekadar Hiburan

Kehadiran musisi dunia membuka peluang ekonomi bagi berbagai sektor yang terlibat dalam penyelenggaraan konser. Pergerakan penonton juga berpotensi menghidupkan aktivitas bisnis di sekitar lokasi acara, terutama ketika pengunjung datang dari luar kota atau luar negeri.

Bagi industri kreatif, konser internasional turut menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan produksi dan memperluas jaringan profesional. Tata panggung, pencahayaan, visual digital, serta teknologi pertunjukan merupakan bagian dari pengalaman yang menuntut kolaborasi banyak tenaga kreatif.

Namun, ramainya konser tidak otomatis membuat seluruh pelaku industri lokal mendapatkan manfaat yang sama. Seberapa besar dampaknya akan bergantung pada keterlibatan tenaga kerja lokal, kesempatan bagi perusahaan dalam negeri, serta bagaimana pengalaman dari produksi berskala internasional dapat dikembangkan untuk proyek berikutnya.

Setelah Lampu Panggung Padam

Popularitas musisi internasional memang dapat menarik perhatian publik dalam waktu singkat. Tantangan bagi Jakarta adalah bagaimana momentum tersebut tidak berhenti pada penjualan tiket dan keramaian selama acara berlangsung.

Jika dikelola dengan baik, konser dapat menjadi bagian dari pertumbuhan ekosistem pertunjukan yang lebih luas, membuka peluang kolaborasi, dan mendorong peningkatan kapasitas talenta lokal.

Pada akhirnya, keberhasilan Jakarta sebagai tujuan konser dunia bukan hanya soal seberapa banyak musisi besar yang datang. Hal yang tidak kalah penting adalah seberapa jauh kesempatan itu memberikan ruang bagi industri kreatif Indonesia untuk tumbuh.

Sebab, ketika musisi dunia naik ke panggung Jakarta, peluang yang tercipta seharusnya tidak berhenti pada tepuk tangan penonton. Ada industri di balik layar yang juga berhak berkembang.


#senikreatif #seni-kreatif

#senikreatif#seni-kreatif
00
P

Balasan (0)

Topik Terkait