MotoGP Mandalika Sepi Peminat?, Tiket Mahal atau Biaya Datang yang Jadi Masalah?
MotoGP Mandalika 2026 kembali digelar pada 9–11 Oktober. Namun, menjelang balapan, muncul pertanyaan klasik, apakah masyarakat Indonesia mulai kehilangan minat menonton MotoGP secara langsung?
Data terbaru justru menunjukkan situasinya tidak sesederhana itu. Hingga 14 September 2026, penjualan tiket untuk umum telah mencapai 53 persen, sementara tiket khusus warga ber-KTP NTB sudah terjual 91 persen. Penyelenggara menargetkan sekitar 145 ribu penonton tahun ini.
Harga tiket memang cukup beragam. Regular Grandstand dijual mulai Rp320 ribu, Premium Grandstand Rp720 ribu hingga Rp1,4 juta, sedangkan VIP Hospitality mencapai Rp13,5 juta bahkan Rp25 juta. Harga tersebut juga belum termasuk pajak dan biaya platform.
Tetapi persoalannya bukan hanya harga tiket. Bagi penonton dari Jakarta, Jawa, Sumatra atau daerah lain, menonton MotoGP berarti harus menambah biaya pesawat, hotel, transportasi, makanan dan kebutuhan selama berada di Lombok. Artinya, tiket Rp320 ribu bisa berubah menjadi perjalanan bernilai jutaan rupiah.
Menariknya, data 2025 justru memperlihatkan jumlah penonton 140.324 orang, naik 15,73 persen dibanding 2024 yang mencapai 121.252 orang. Angka tersebut bahkan menjadi rekor tertinggi sejak MotoGP digelar di Mandalika pada 2022. Jadi, mengatakan masyarakat Indonesia tidak antusias terhadap MotoGP terlalu sederhana.
#motogp #mandalikasirkuit





