TikTok Bukan Lagi Sekadar Tempat Viral, Tapi Mesin Baru Industri Musik Indonesia
TikTok saat ini bukan sekadar tempat lagu menjadi viral, tetapi mulai berfungsi sebagai mesin penemuan musik. Cara kerjanya juga bukan sepenuhnya soal siapa yang punya followers paling banyak. TikTok menjelaskan bahwa sistem rekomendasinya membaca berbagai sinyal, seperti interaksi pengguna, video yang ditonton, komentar, akun yang diikuti, serta informasi video termasuk suara, teks dan tagar. Bahkan, menonton sebuah video sampai selesai menjadi sinyal minat yang lebih kuat dibanding sekadar kesamaan lokasi pengguna dengan kreator.
Artinya, musisi baru punya peluang muncul di depan orang yang bahkan belum mengenalnya. Fenomena ini terlihat dari musik Indonesia sendiri. “Tabola Bale” menjadi Song of the Summer TikTok Indonesia 2025, sementara “Stecu Stecu” dan “Mangu” ikut masuk daftar teratas. TikTok juga mencatat komunitasnya memiliki lebih dari satu miliar penggemar musik secara global.
Lebih jauh, TikTok sudah menghubungkan penemuan dengan konsumsi musik melalui fitur Tambahkan ke Aplikasi Musik. Secara global, fitur ini mencatat lebih dari 6 miliar penyimpanan lagu dalam periode April 2025–April 2026.






