Kalau Skill Berkendara Terus Bertambah, Kenapa SIM Harus Diperpanjang?
Setelah bertahun-tahun mengemudi, seseorang tentu berharap kemampuan berkendaranya semakin baik. Semakin sering berada di jalan, semakin banyak situasi yang dihadapi, dan semakin matang pula pengalaman mengambil keputusan.
Tapi ada satu hal yang tetap kembali setiap lima tahun: SIM harus diperpanjang.
Di Indonesia, SIM berlaku selama lima tahun sejak tanggal diterbitkan. Artinya, meskipun seseorang sudah berkendara selama bertahun-tahun dan memiliki pengalaman yang panjang, izin tersebut tetap memiliki batas waktu.
Pertanyaannya kemudian sederhana:
Kalau kemampuan berkendara terus bertambah, mengapa SIM tidak berlaku seumur hidup?
Tentu, kemampuan mengemudi bukan satu-satunya pertimbangan. Kondisi fisik, penglihatan, kesehatan, perubahan data, hingga perilaku seseorang di jalan dapat berubah. Masa berlaku terbatas dapat menjadi kesempatan untuk memastikan bahwa seseorang masih memenuhi persyaratan untuk mengemudi.
Namun, di sisi lain, pengalaman berkendara juga merupakan sesuatu yang tidak bisa begitu saja diabaikan.
Seseorang yang telah mengemudi selama 20 tahun tanpa pelanggaran mungkin memiliki pengalaman yang jauh berbeda dengan orang yang baru mendapatkan SIM. Tetapi keduanya tetap berada dalam sistem perpanjangan yang sama.
Di sinilah pertanyaannya menjadi lebih menarik.
Apakah SIM sebenarnya merupakan bukti bahwa seseorang mampu mengemudi, atau izin yang secara berkala harus dikonfirmasi kembali?
Mungkin masa berlaku lima tahun memang diperlukan untuk menjaga keselamatan. Tetapi jika tujuan utamanya adalah memastikan pengemudi tetap layak berada di jalan, bukankah yang lebih penting adalah bagaimana rekam jejak dan kondisi pengemudi diperhitungkan?
Barangkali, di masa depan, sistem SIM tidak harus sekadar berbicara tentang “kapan SIM habis”, tetapi juga tentang “bagaimana seseorang berkendara selama memilikinya.”
Karena pengalaman seharusnya tidak hanya membuat seseorang semakin lama memegang SIM.
Pengalaman seharusnya membuat seseorang semakin layak untuk mengemudi.
#sosialpolitik #sosial-politik






