numa
Sosial & Politik

Masinis Jadi Tersangka, Siapa yang Bertanggung Jawab atas Kecelakaan Kereta?

MMentari SenjaSider - 21 postingansekitar 9 jam yang laluDiperbarui sekitar 9 jam yang lalu

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur pada 27 April 2026 menewaskan 16 orang dan menyebabkan lebih dari seratus orang terluka. Beberapa bulan setelah kejadian, polisi menetapkan masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN sebagai tersangka.

Polisi menyebut penetapan tersebut berdasarkan hasil penyidikan yang melibatkan 54 saksi, pemeriksaan CCTV, rekaman komunikasi, data logger, serta keterangan sejumlah ahli. Salah satu temuan yang disampaikan adalah adanya persoalan dalam waktu pengereman sebelum terjadinya tabrakan.

Secara hukum, penetapan tersangka bukan berarti seseorang telah terbukti bersalah. Proses pembuktian tetap harus berjalan sesuai hukum yang berlaku.

Namun, kasus ini menyisakan pertanyaan yang lebih besar: apakah kecelakaan kereta yang menelan begitu banyak korban cukup dijelaskan melalui kesalahan satu orang?

Pertanyaan tersebut menjadi semakin penting setelah KNKT mengungkap adanya enam faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan. Investigasi keselamatan juga menemukan persoalan terkait persinyalan dan komunikasi dalam kondisi darurat. KNKT sendiri menegaskan bahwa investigasinya bertujuan mencari penyebab kecelakaan dan rekomendasi keselamatan, bukan menentukan pihak yang bersalah secara pidana.

Artinya, kecelakaan ini tidak berdiri hanya pada apa yang terjadi di dalam kabin masinis. Ada sistem persinyalan, prosedur operasional, komunikasi, teknologi, pelatihan, hingga pengawasan yang seharusnya membentuk lapisan perlindungan agar satu kesalahan tidak langsung berubah menjadi tragedi.

Jika nantinya pengadilan membuktikan adanya kelalaian dari masinis, tentu pertanggungjawaban hukum harus berjalan. Tetapi pada saat yang sama, faktor-faktor lain yang ditemukan dalam investigasi juga tidak boleh berhenti sebagai catatan dalam laporan.

Sebab keselamatan kereta api bukan tanggung jawab satu orang. Ia merupakan hasil dari banyak sistem dan banyak pihak yang bekerja secara bersamaan.

Mencari siapa yang bertanggung jawab memang penting. Tetapi jauh lebih penting memastikan kita menemukan apa saja yang gagal. Karena menghukum satu orang tidak akan cukup jika sistem yang memungkinkan kecelakaan itu terjadi masih tetap sama.

Pada akhirnya, pertanyaannya bukan hanya siapa yang salah?

Tetapi juga: apa yang harus diperbaiki agar tragedi yang sama tidak terjadi lagi?


#sosialpolitik #sosial-politik

#sosialpolitik#sosial-politik
00
M

Balasan (0)

Topik Terkait